Sabtu, 24 Januari 2015

Tentang buku "Menjeda Mencari Muara Cinta"

Hai readers^^
Kali ini aku mau mbahas tentang buku yang baru aku baca, yang berjudul “Menjeda Mencari Muara Cinta” karya Adya Pramudita. Buku ini sangat menarik untuk dibaca, dan membuat rasa penasaran ku makin bertambah disetiap kejadiannya. Dengan tulisan dibelakang buku yang makin membuatku penasaran.

Tulisan dibelakang buku :
Mengingat dirinya aku seperti melukis sketsa dari garis terakhir.
 Menemukan kegembiraan, tawa, jahil, dan tangis pada kurun waktu yang lampau.
Setidaknya aku dapat mengenang, bahwa aku merasa bahagia dimasa laluku.
Bersamnya… sketsa cintaku terasa tak pernah usang.
Namun, ketika aku menemukanmu. Ataukah engkau yang menemukanku?
Kesalahanku seakan diselingi alunan lagu dan lirik-lirik yang merdu.
Kau mengenalku pada kehidupan yang memiliki begitu banyak warna.
Kau mengenalkanku pada kehidupan yang memiliki begitu banyak warna.
Kau juga menggenggam erat tanganku disaat aku harus memutuskan keputusan tersulit.
Kehadiranmu bagai pilar untukku dapat bersandar dan membantuku agar selalu berdiri tegar.

Dan menurutku ada beberapa kutipan yang bagus banget dari buku ini. Mari dibahass ya readers^^
  • Kita memang hanya memiliki satu hati, tapi kita bisa menyayangi beberapa orang dalam satu waktu. Tentu dengan tingkatan yang berbeda, dalam ruang-ruang redup hingga terang benderang. Hanya hati kita yang mengetahui siapa yang menempati ruang dengan tingkatan yang mana. Dan, seharusnya itu tidak tertukar.
  • Hidup adalah serangkaian gerbong kejadian. Kita bisa memutuskan siapa yang akan kita turunkan dalam sebuah stasiun dan meninggalkannya, kemudian kita bisa memilih siapa yang akan menemani perjalanan kita selanjutnya. Seharusnya demikian, pada kenyataannya, TIDAK.
  • Ketika dirimu terpisah dari seorang masa lalu, tidak serta merta jejaknya terhapus dalam ingatanmu. Seberapa jauh pun engkau pergi, sebahagia apa pun tawamu mampu tergelak. Ia akan menguntit, hingga engkau harus kembali. Kembali untuk membukanya lagi atau sekaligus menutup rapat kisah itu, dan menyimpannya dalam ruang terkunci.
  • “Gimana kamu mau menggambar wajah bahagia? Kalau kamunya enggak bahagia!” “Gimana mau menggambar gaun pengantin yang indah? Kalau kamunya murung, macam orang mau pergi ke kuburan pakai paying hitam”
  • Ketahuilah kawan, semakin kamu dilarang semakin dirimu penasaran. Itu juga yang terjadi padaku.
  • Dia tidak tahu aku sedang menahan rasa panas yang meringkus mataku, agar butiran embun didalamnya tidak jatuh
  • Mungkin saja aku pernah menjejak jalan pada titik yang sama dengan beliau, tapi nyatanya nasib dan nyali kamu berbeda bagai jurang dan lautan.
  • Setiap pagi aku upayakan untuk memiliki energy baru, sprit yang lebih dari hari-hari sebelumnya. Karena jika tidak aku akan tergilas roda bumi, sementara aku tengah bertarung dengan nasibku.
  • “Bersahabat itu sesuatu yang membingungkan! Kalau dekat terlihat biasa saja. Tapi kalau jauh, kangen! Kalau lihat dia jalan sama perempuan lain, cemburu!”
  • “So’take him, or I take him for my self…”
  • Persahabatan ini membingungkan. Sekatnya hanya tipis saja antara perasaan sayang dan suka.
  • “Kamu harus mencari tau apa yang sebenarnya kamu mau, kehidupan mana yang kamu inginkan!?”
  • “… Memang pada akhirnya siapa yang mau berubah, dialah yang bertahan. Aku salah satunya!”
  • Namun bru sanggu aku lakukan sekarang, setelah memecahkan karang yang ada di dalam diriku sendiri.
  • Ada satu waktu kita menjadi sangat berani menghadapi tantangan, tapi diwaktu lain kita pernah merasa sangat pengecut. Barangkali itulah arti seseorang untuk menemani dan menguatkan tekad kita
  • Ini seharusnya bukan cinta, cinta akan sama kietika dekat maupun menjauh. Mungkin yang dulu hanya sebuah rindu, rindu yang tergabung dari rasa marah dan jemu
  • Kadang orang yang terlalu berani juga dapat merugikan dirinya.
  • “Cinta itu adaptasi, Kei. Ketika kamu mapu membaur dengannya maka kau akan mudah mencintainya. Kamu harus menyeimbangkan ego dan segala presepsimu…"
  • “Cinta yang kau rasakan hari kemarin dan hari ini bisa saja berbeda, meski untuk orang yang sama”

Jangan asal copas ya readers :)
Trimakasih^^

LUCI 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Dunia Kecil Lucita Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez