Bel berbunyi menandakan waktunya pulang. Teman temanku pun bersiap membereskan semua barangnya, begitu pula dengan dirimu. Kamu yg sedang merapikan buku terlihat penuh semangat saat waktu menunjukan pelajaran berakhir. Jaket merah marun itu pun kau kenakan. Kau yg tadi bersiap untuk pulang tiba tiba nenghampiri ke bangku ku yg terletak tak jauh dari tempat dudukmu. Kau mencoba memulai pembicaraan yg santai, dan menanyakan suatu hal yg menurutku tak penting walaupun ku tau itu hanya usahamu untuk basa-basi belakang denganku. Aku pun menjawab pertanyaan demi pertanyaan tanpa sedikitpun menghadap kearahmu. Kau yg merasa tak dianggap tiba tiba merubah posisimu. Seketika wajah itu kau taruh tepat didepanku. Aku yg terkejut seketika menemukan dua mata teduh yg sedang menatap tajam kearahku. Kau yg saat itu sedang mencari jawaban dariku, mencoba membuatku yakin dengan tatapan itu. Aku yg belum terbiasa denganmu (lagi) masih merasa aneh dengan semua perbincangan kita kali ini. Aku pun menjawab dengan nada cuek, dingin, dan datar. Aku tau mungkin nada itu tak seenak biasanya dan bukan nada itu yg kau inginkan, tapi aku tak bisa seperti dulu. Kau yg mungkin merasa jengkel dengan tingkahmu dari tadi mulai menjauh dan meninggalkanku. Langkah demi langkah pun kau ayunkan dan kau pun menuju keluar. Perlahan sosok jaket merah marun itu pun menghilang dari ambang pintu. Kau benar benar keluar dari pembicaraan ini, pembicaraan yg kau sendirilah yg memulai. Tak ada canda, tak ada bincangan hangat seperti dulu, dan sekarang hanya tersisa perbincangan yg canggung diantara dua orang yg dulu sempat menjadi kata kita. Terkadang aku merindukan basa-basi, canda gurihmu, sifat konyolmu, yg selalu mengisi hari hariku dulu, tapi sekarang semua terasa canggung karna perkataanmu yg tak pernah aku kira sebelumnya. Perkataan yg membuat semuanya hancur dan mungkin butuh waktu untuk semua ini. Bisa kah waktu itu berjalan lebih cepat agar rasa canggung itu bisa menghilang dengan cepat pula?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar