Kamis, 21 April 2016

Mata teduh

Siang ini matahari tampak malu malu menunjukkan sinarnya. Awan pun tampak menutupi sinarnya. Angin yg bertiup juga menemani lajuku. Kali ini aku sedang mengendarai sepeda motor kesayanganku menuju taman kota tempatku berlatih dance. Walaupun sekarang seluruh umat muslim sedang melakukan ibadah puasa tapi semua itu tak menutup kegiatan kegiatanku biasanya.
Tepat saat matahari berada diatas kepala aku sampai di taman kota. Matahari mulai menyengat tapi sejuknya taman kota ini membuat aku betah disini. Karna teman temanku pun belum ada yg datang aku pun memutuskan untuk mempelajari garakan itu sendiri. Hingga beberapa menit akhirnya satu persatu temanku mulai datang kesini. Dan akhirnya semuanya lengkap. Kita pun berlatih beberapa lagu hingga tak terasa waktu sudah  sore dan adzan sore pun sudah berkumandang. Aku dan beberapa temanku pun memutuskan untuk sholat terlebih dahulu. Dan tak lama aku pun kembali berlatih dengan yg lain. Baru tiga kali lagu terputar tapi temanku pun memilih untuk istirahat. Akhirnya kita pun istirahat, sebagian dari kita ada yg beli minum, berlatih sendiri dan bermain handphone. Dan aku sendiri lebih memilih untuk mengistirahatkan badan sambil mengecek handphone yg sedari tadi belum aku pegang karna sibuk berlatih. Dan ternyata ada beberapa notif tentang kamu. Iya, entah sudah berapa lama pesan ini nganggur tak terbalas. Aku pun segera membuka pesan yg sedari tadi belum terbaca. Dan betapa terkejut nya aku saat ada pesan yg berisi
"Aku lagi lihat in cewe cantik latihan"
Aku pun segera membalasnya dengan perasaan aneh "Siapa? Gituu kamuu"
"Coba lihat ke depanmu" "kirim photo dengan aku sebagai objeknya"
Aku pun mencoba mencarimu. Ya aku menemukanmu. Menemukan mata teduh itu sedang melihat ke arahku. Tapi pemilik mata teduh itu sedang ditemani oleh kedua temannya. Aku pun makin terkejut karna ternyata kamu sedang memperhatikanku dari jauh. Entah sudah berapa lama kamu disitu. Dan entah kenapa aku tak sadar jika kamu tepat di depanku, ya walaupun itu cukup jauh seharusnya aku menyadari itu. Mata teduh itu melihat kearahku. Dengan muka yg entah kenapa ditutup oleh masker. Dan yg aku tau pasti kamu tidak sedang sakit lalu kenapa menggunakan masker? Akupun meminta ijin kepada temanku untuk menemuimu. Ya menemui sosokmu yg mungkin sudah lama tak kujumpai karna kita sedang libur sekolah. Canda dan tawa mungkin tergambar di muka kita masing masing. Pertemuan itu terasa sangat sebentar karna aku harus melanjutkan latihan ku. Dan entah kenapa kamu tetap berada disitu melihatku dari kejauhan.
Hai pemilik mata teduh^^ aku merindukan moment ini~ bisakah kita melakukannya lagi? Aku merindukan kamu yg saat itu menggunakan jaket abu abu dengan muka yg tertutup masker dan hanya berani melihatku dari kejauhan~ but it's make me so ... Hmm i can't discrib so thankyou so much~

Maaf post kali ini ngga jelas~ dan ngga ada feel nya~ bingung njelasin perasaan jadi begini~ so sorry readers

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Dunia Kecil Lucita Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez