Selasa, 17 Maret 2015

Cinta Datang Terlambat

Deringan bel pun mulai terdengar yang menandakan pelajaran akan dimulai. Suara sepatu yang mulai mendekati ruangan kelas membuat semua siswa duduk rapi ditempatnya masing-masing. Kita yang saat itu baru saja memulai tahun ajaran baru, belum saling mengenal satu sama lain.
Hari demi hari pun berganti, kita mulai membuka mulut untuk saling mengenal dengan teman sekitar dan bercanda gurau dengan yang lain. Kau yang duduk bersebrangan denganku mulai mengajakku bicara, dan bercanda. Kau, kau adalah orang yang kudengar sangat dikagumi oleh beberapa gadis di kelas ini. Ya, kau memang begitu menarik dan penuh pesona. Mana ada gadis yang tak terjerumus oleh silaumu. Jika ku dengar kau memiliki banyak bakat diluar mata pelajaran. Seperti pemain keyboard disalah satu band sekolah, anak skate, anak pramuka, anak pencinta alam, anak desain graffiti, anak fotografi, dan masih banyak lagi. Siapa orang yang tak terpukau melihatmu, dan pasti kau banyak pengagumnya.
Tapi, entah kenapa pesona keindahanmu tak pernah sampai padaku. Aku memang tipe orang yang cuek terhadap orang yang baru kukenal, termasuk kau. Aku selalu menganggapmu sama seperti yang lain, karna semua bakatmu tak pernah kulihat dengan jelas.
Hari demi hari terus berjalan, tugas sekolahpun mulai berdatangan, dan semakin terasa banyak. Kita yang duduk berdekatan selalu menjadi sebuah kelompok tugas, yang membuat kita selalu bersama. Dan entah kenapa aku selalu berkelompok denganmu, apa kita sudah mulai akrab dari pada keanak lain? Tugas demi tugas pun kau selalu denganku, entah itu individu maupun kelompok, entah itu kelompok acakan guru maupun pilihan sendiri. Kau yang selalu denganku mulai hafal hal hal yang biasa kulakukan bahkan yang kukatakan.
Kau memang teman yang sangat baik bagiku. Kau adalah orang yang selalu berusaha membuatku tersenyum dan membuat hariku penuh warna. Bahkan aku masih ingat benar saat kau berusaha membuatku tertawa saat aku sakit. Kau yang duduk tepat disebelahku berusaha membuat candaan agar aku tertawa karnamu, tapi semua itu tak berhasil. Tapi kau tak pernah berhenti, kau melakukan hal konyol didepanku, yang akhirnya membuatku tersenyum. Kau yang mungkin saat itu lelah berkata “Aku ngelakuin ini semua itu biar kamu ketawa, jangan flat gitu dong mukanya, nggak enak buat dilihat tau”. Ya kata-kata itu yang akhirnya bisa buat aku tersenyum.
Aku pun mulai terbiasa oleh hadirnya dirimu, oleh hal konyol yang kau lakukan, oleh semua canda tawamu, dan semua tingkahmu yang selalu membuat bibir ini membentuk setengah lingkaran. Bahkan saat itu aku malah tak terbiasa jika tak ada sosokmu disekitarku. Entah apa yang saat itu kurasa yang jelas aku merasa ada yang hilang jika tak ada sosokmu di hariku, merasa tak ada semangat, merasa tak tau tujuan. Tapi, kurasa perasaan itu jarang terjadi dikehidupanku. Karna kau selalu ada denganku, kau selalu membuat hidupku penuh warna dan penuh semangat,kau selalu bisikkan kata kata yang membuatku semakin mantap untuk maju. Bahkan kau adalah orang yang selalu menemaniku saat aku mulai jatuh dan tepuruk.
Ingat kah kau saat aku merasa kedinginan dan kau memakaikanku jaketmu? Ingatkah kau saat kau kita bercanda gurau disekolah? Ingatkah kau saat kau bernyanyi bersamaku saat kerja kelompok? Ingatkah kau saat kau memarahi temanmu karna dia dekat denganku? Ingatkah kau saat kau ingin duduk bersamaku tapi malah di duduki oleh lelaki lain? Ingatkah kau saat kau mengajarkan ku bermain alat music? Ingatkah kau saat kkita kerja kelompok bersama? Ingatkah kau saat kau membuatku tersenyum saat aku sakit? Ingatkah kau akan semua itu? Hingga sekarang aku masih mengingat memori itu, walaupun aku tak tau bagaimana denganmu.
Dan hingga sekarang aku masih berharap kita masih bisa melakukan hal hal itu bersama, tapi aku tau itu tak mungkin terjadi. Saat kau pergi, entah kenapa aku merasa sayang denganmu, merasa aku tak ingin kehilanganmu, apa mungkin aku jatuh cinta? Jika iya pasti karna terbiasa aku tak pernah menyadari semua itu, dan saat kau pergi aku baru saja menyadi semuanya.

Jangan asal copas ya readers, buat karya itu nggak segampang copy paste :)
Kalau mau nampilin karya ini jangan lupa masukin nama pengarang ya:)
Trimakasih^^
  


LUCI 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Dunia Kecil Lucita Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez