Minggu, 14 Agustus 2016

"Aku" "Kamu"

Aku? Aku adalah kosakata yang terkadang terasa menyedihkan ditelingaku. Kata yg selalu membuatku pilu. Kata yang selalu membuatku berfikir ribuan kali tentang apa yang akan terjadi tentang kedepannya. Kata yang mungkin terasa hambar beberapa waktu kemarin.
Dan kamu? Kamu adalah satu dari jutaan kosakata yang sangat aku sukai. Kata yang sempat menjadi tujuanku. Kata yang memberiku semangat tersendiri saat mendengarnya. Kata yang menjadi tujuan dari petaku. Kata yang berhasil merubah sebagian dari diriku. Kata yang membuatku sadar akan beberapa hal. Kata yang selalu membuatku terhipnotis kearahnya. Kata yang ketika aku mendengarnya rona merah dan setengah lingkaran itu terpancar diwajahku secara tak sadar. Dan kata yg tak ada hentinya jika aku menelaskannya.
Tiba-tiba kata “kamu” dan “aku” berubah menjadi kata “kita”. Kata yang sebelumnya tak kukenal di kamusku, tapi berhasil membuatku terjerumus kedalamnya. Aku terobsesi dengan kata “kita”. Aku terlalu berharap kedalamnya. Aku terlalu mengharapkan kata “kita” yang abadi. Aku terlalu berharap hingga aku lupa akan batasanku. Aku menyangi kata “kita” lebih dari kata “aku”. Dan kata “kita” inilah yang berhasil merubah duniaku. Dunia yang dulunya hanya berwarna hitam dan putih untuk mengisi hariku, dan sekarang berubah menjadi puluhan warna yang terlihat sangat menarik. Bahkan aku merasa warna warna itu begitu indah, lebih indah dari warna yang biasanya kujumpai.

Tapi tiba-tiba waktu merubah kata “kamu” menjadi sosok aneh, menjadi sosok yang dingin. Dan aku kira aku tau penyebabnya. Dia adalah kosakata yang sangat aku benci. Bahkan benci untuk sekedar mendengarnya. Kata “dia” dapat merubah kata “kamu” menjadi kata yg tak aku kenal sebelumnya, bahkan kata yg dulu sangat kita tak inginkan yaitu kata “kalian”. Kata “dia” adalah kata yg dulu pernah kau takuti untuk berada diantara kata “kita”, tapi kata “dia” lah yang dapat merubahmu menjadi sosok yang tak aku kenal. Merubah kata “kita” menjadi kata “kalian”,dan merubah kata “aku” menjadi kata “dia” didalam kamus besarmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Dunia Kecil Lucita Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez