Kupu- kupu… Ya dia
selalu memiliki corak dan warna yang cantik sehingga dapat memikat beberapa
mata. Bahkan terkadang ada kupu-kupu yg memiliki corak warna yg sangat indah
sehingga beberapa orang berniat menangkapnya untuk dijadikan sebuah pajangan
atau koleksi.
Kau tau? Aku bagaikan
kupu kupu. Dahulu aku bisa terbang kesana-kemari, melihat orang orang
beraktivitas, melihat mereka dari jauh. Dan aku selalu bisa terbang bebas. Banyak
orang yang ingin menangkapku tapi entah kenapa tak ada yg berhasil. Tapi, saat
itu kau datang seolah ingin menangkapku. Kau selalu mencoba, mencoba, mencoba dan
tak kunjung menyerah. Kau mencoba dengan beberapa cara sehingga aku bisa masuk
dalam perangkapmu. Dan saat aku sudah kau tangkap, kau hanya memberiku ruang yg
sangat kecil yaitu ‘stoples’ kaca. Di sana aku seolah menurut dengan apa yg kau
suruh, aku diam didalam kaca terus-menerus, tanpa bisa berinteraksi dengan dunia
luar, bahkan tanpa ada teman sekalipun. Setiap hari selalu begitu. Saat ada
binatang yg mendekat di stoples ku pun kau selalu menjauhkannya dariku. Entah apa
maksud dari perilakumu itu. Awalnya kau selalu datang untuk melihat stoples
kaca yg berisikan diriku, kau selalu mengajakku bicara seolah aku mengerti
dengan apa yang kau katakan. Hari-hari ku selalu berjalan seperti itu, menunggu
kau datang dan kembali untuk sekedar mengajakku bicara atau hanya menengok
keadaanku. Sedangkan aku tak pernah tau bagaimana kehidupanmu diluar sana,
karna kau selalu membatasi ruang hidupku. Tapi aku selalu percaya kau akan
datang untukku.
Hari demi hari pun
berganti. Kau semakin berubah seakan kau menemukan hal yg membuat mu tertarik
lagi. Aku selalu mencari tau apa yg kau lakukan diluar sana, aku selalu
berharap bahwa kau akan membuka tutup stoples ini untuk mengijinkanku melihatmu
diluar sana, tapi itu tak pernah terjadi. Yang aku lihat hanya senyum sumringah
yg melekat diwajahmu saat kau datang.
Hingga hari itu
datang. Kau membuka tutup stoples ini dan menyuruhku keluar, kau buat stoples
kaca itu kosong, kau mengusirku dari tempat ini secara paksa tanpa memberitau
alasannya. Aku pun mengepakkan sayapku untuk benar benar keluar. Aku mengikutimu,
aku melihatmu, dan aku memperhatikanmu secara diam diam. Dan saat itu aku benar
benar tau alasan mengapa kau menyuruhku untuk keluar dari stoples itu. Karna stoples
itu akan kau isi dengan kupu kupu itu. Kupu kupu yg terlihat sangat menarik,
sangat cantik, dan sangat menawan. Dan kau telah menyiapkan tempat kosong itu untuk
diisikan olehnya.
Sekarang aku hanya
bisa melihatmu dari kejauhan yang selalu mencoba menangkapnya. Mungkin memang
perasaan ini kecewa, tapi entah kenapa melihat senyuman itu semuanya terlihat
bahagia. Semuanya terlihat asik dan menyenangkan. Oh iya, terimakasih telah
membuka tutup stoples itu dan membiarkanku terbang lagi. Sekarang kehidupanku
sungguh berwarna, ditemani beberapa orang dan kupu kupu diluar sana yang selalu
buat aku ketawa. Semuanya terasa indah, bahkan sangat indah. Terimakasih. Dan semoga
kau berhasil menangkap kupu-kupu cantik itu.
Dari kupu-kupu yg
selalu mengikutimu
Untuk manusia yg
berhasil menangkapku
maaf kalau post ini nggajelas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar